Dalam
laporannya, H. Sakbani, S.Pd. M.H. selaku ketua panitia mengatakan bahwa tujuan
dari konferensi ini adalah untuk mengukur ketercapaian program organisasi dari Agustus
sampai Desember 2024. Selain itu, kegiatan ini juga untuk merancang dan menetapkan
program kerja 2025 dengan lebih konkrit dan operasional.
“ Semua peserta yang hadir secara langsung maupun daring, dipastikan mendapat akses penuh terhadap materi dan pembahasan dalam konferensi ini.” ujar H. Sakbani.
Salah satu pembahasan utama dalam konferensi ini adalah merancang Anggaran Pendapatan dan Belanja Organisasi (APBO) 2025 dan menetapkan berbagai program yang akan menjadi pedoman penyusunan progam kerja bagi pengurus kabupaten/kota.
“ Konferensi ini sangat penting diselenggarakan untuk memastikan program yang telah ditetapkan PGRI Jawa Tengah dapat segera diterapkan di semua kabupaten/kota,” tutur H. Sakbani dalam laporannya.
Sakbani juga
menyatakan bahwa semua biaya konferensi ini ditanggung oleh PGRI Provinsi Jawa
Tengah, tanpa adanya kontribusi dari peserta. Setiap peserta mendapatkan
konsumsi, akomodasi, dan materi secara gratis. Sedangkan biaya transportasi
menjadi tanggung jawab masing-masing.
Konferensi ini
menjadi momentum penting untuk mempererat solidaritas dan komitmen PGRI dalam
meningkatkan mutu pendidikan dan kesejahteraan guru di Jawa Tengah. Dalam
kegiatan ini, juga muncul banyak rekomendasi terkait pendidikan diantaranya
tentang upaya perlindungan guru, percepatan sertifikasi guru, penguatan
pendidikan karakter, dan mendukung program prioritas nasional.
Kelancaran dan
kesuksesan Konferensi Kerja Provinsi I ini, menjadi sebuah optimisme bagi PGRI
Jawa Tengah bahwa program kerja yang telah ditetapkan dapat diterapkan dengan
baik pada tahun 2025. PGRI Jawa Tengah meyakini bahwa dengan semangat
solidaritas dan perjuangan menjadi kunci keberhasilan dalam menghadapi
tantangan pendidikan di masa mendatang.
APKS # PGRIJawaTengah #KonferensiKerja2025 #GuruBermutu
#PendidikanMaju

0 Komentar