Menghadapi tantangan zaman yang terus berkembang, pendekatan pembelajaran juga terus mengalami perkembangan. Salah satu pendekatan pembelajaran yang digaungkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) saat ini adalah pendekatan deep learning (pembelajaran mendalam). Untuk mengenal pendekatan tersebut, APKS PGRI sebagai salah satu anak lembaga PGRI Provinsi Jawa Tengah selalu berupaya untuk meningkatkan kompetensi guru di Jawa Tengah dengan menggelar Pelatihan Daring dengan topik Pendekatan Deep Learning untuk Pembelajaran yang Berkualitas dan Bermakna. Pelatihan ini dilaksanakan pada tanggal 23,24,30 dan 31 Januari 2025 melalui platform Zoom dan Youtube untuk sesi sinkronous, Whatsapp dan Google Classroom untuk sesi asinkronous. Pelatihan ini diikuti oleh 1.329 peserta yang terdiri dari guru jenjang PAUD, SD, SMP, SMA/SMK.
Pelatihan hari pertama 23 Januari 2025 dimulai pukul 15.00 WIB dibuka oleh Ketua APKS PGRI Jawa Tengah Dr. Katarina Herwanti, M.Pd. dengan narasumber Slamet Hari Pambudi, S.Pd., moderator oleh Eka Yudha Ardiyanto, S.Pd. dan selaku host yaitu Ardhi Nur Wijaya, S.Pd. Dalam kesempatan tersebut Slamet mengatakan bahwa Deep Learning bukanlah kurikulum baru melainkan pendekatan dalam pembelajaran yang terdiri dari 3 pilar utama yaitu joyful learning (pembelajaran yang menyenangkan), mindful learning (pembelajaran dengan kesadaran penuh) dan meaningful learning (pembelajaran yang bermakna). Beliau juga menyampaikan bahwa 3 pilar deep learning tersebut tidak berdiri sendiri-sendiri namun dilaksanakan secara terpadu dan terintegrasi ke dalam pembelajaran.Untuk lebih memperjelas deep learning, beliau juga memberikan contoh-contoh konkrit kegiatan pembelajaran yang sudah menerapkan deep learning. Peserta pun nampak antusias mengikuti sesi ini dengan mengajukan pertanyaan dan memberikan tanggapan yang dipandu oleh Eka Yudha sebagai moderator.
Tanpa terasa 1,5 jam sesi sinkronous berlangsung. Di akhir sesi Slamet berpesan kepada peserta untuk terus semangat dan beradaptasi dengan program-program baru dari Kemendikdasmen. Beliau juga mengingatkan untuk mengerjakan tugas di google classroom dan mengikuti sesi pelatihan di hari berikutnya. (EYA)


0 Komentar