Header Ads Widget

Mengenal Implementasi 8 Dimensi Profil Lulusan



Pembelajaran Mendalam: Transformasi Pendidikan Menuju Mutu yang Lebih Baik

Pada pertemuan ke 2 ini, penyaji mereview hal-hal yang telah disampaikan oleh penyaji pada sesi 1, antara lain terkait:

Konsep Pembelajaran Mendalam

Pembelajaran Mendalam adalah pendekatan yang berfokus pada pengalaman belajar holistik dengan mengoptimalkan empat aspek utama:

  1. Olah Pikir (Intelektual): Mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan analitis.
  2. Olah Hati (Etika): Menanamkan nilai-nilai moral dan sosial.
  3. Olah Rasa (Estetika): Meningkatkan kreativitas dan empati.
  4. Olah Raga (Kinestetik): Mengembangkan keseimbangan fisik dan mental.

Landasan Pembelajaran Mendalam

PM didasarkan pada berbagai landasan:

  • Filosofis: Mengacu pada konsep pendidikan Ki Hajar Dewantara dan K.H. Ahmad Dahlan yang menekankan pembelajaran yang memerdekakan, berbasis nilai, dan berorientasi pada perubahan sosial.
  • Teoretis: Mengadopsi teori pembelajaran mendalam dari Marton & Säljö (1976), pembelajaran berbasis pengalaman (Kolb, 1984), serta pendekatan berbasis keterampilan abad ke-21.
  • Sosiologis: Pendidikan sebagai alat membangun bangsa yang maju, berbasis Pancasila dan ilmu pengetahuan.
  • Yuridis: Sejalan dengan amanat UUD 1945 dan UU terkait pendidikan inklusif dan pengembangan potensi peserta didik.

Strategi Implementasi Pembelajaran Mendalam

Untuk mengimplementasikan PM, beberapa strategi utama yang perlu diterapkan meliputi:

  1. Kurikulum dan Asesmen: Integrasi prinsip PM dalam kurikulum dan evaluasi berbasis asesmen otentik.
  2. Transformasi Peran Guru: Guru sebagai fasilitator pembelajaran, kolaborator, dan pembangun budaya belajar.
  3. Lingkungan Pembelajaran: Mengembangkan ekosistem belajar yang mendukung eksplorasi dan refleksi.
  4. Pemanfaatan Teknologi: Memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan keterlibatan dan efektivitas pembelajaran.
  5. Kemitraan Pembelajaran: Membangun hubungan dinamis antara sekolah, komunitas, dan pemangku kepentingan lainnya.

 

Pada pertemuan ke 2 ini, penyaji focus pada tujuan Pembelajaran Mendalam yaitu untuk menghasilkan lulusan dengan delapan dimensi kompetensi, yaitu keimanan dan ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, dan komunikasi.

Penyaji juga menyajikan contoh-contoh implementasi di intra dan kokurikuler, antara lain:

  1. IPA – Ekosistem:
    • Masalah: Bagaimana aktivitas manusia memengaruhi keseimbangan ekosistem?
    • Aktivitas: Observasi lingkungan, analisis data polusi, penyusunan solusi ekosistem.
    • Hasil: Laporan dan presentasi solusi.
  2. Matematika – Pengukuran Luas dan Keliling:
    • Masalah: Bagaimana menentukan jumlah ubin yang dibutuhkan untuk menutupi lantai kelas?
    • Aktivitas: Mengukur luas lantai, menghitung jumlah ubin, membandingkan ukuran ubin dari katalog.
    • Hasil: Perhitungan dan rekomendasi.
  3. Olahraga – Kebugaran Jasmani:
    • Masalah: Bagaimana meningkatkan kebugaran jasmani melalui olahraga rutin?
    • Aktivitas: Mencatat aktivitas fisik, analisis detak jantung, pembuatan jadwal olahraga.
    • Hasil: Presentasi jadwal olahraga dan manfaatnya.
  4. Bahasa Indonesia – Menulis Cerita Pendek:
    • Masalah: Bagaimana menulis cerita pendek yang menarik berdasarkan pengalaman sehari-hari?
    • Aktivitas: Membaca contoh cerita pendek, mengidentifikasi unsur cerita, menulis cerita pendek.
    • Hasil: Pembacaan cerita pendek di kelas.
  5. Kewargaan – Hak dan Kewajiban Warga Negara:
    • Masalah: Bagaimana kita berkontribusi dalam menciptakan masyarakat harmonis?
    • Aktivitas: Diskusi tentang hak dan kewajiban, kampanye gotong royong, observasi masalah sosial.
    • Hasil: Presentasi solusi praktis berdasarkan observasi.

Pada sesi tanya jawab dan diskusi, berbagai pertanyaan dan sharing dari peserta menambah makna bagi pertemuan tersebut.

Pertemuan ditutup dengan moderator mengingatkan kepada peserta untuk tidak lupa mengakses GC dan mengerjakan tugas untuk memperdalam pemahaman terhadap materi.

Posting Komentar

0 Komentar